Rabu, 11 Agustus 2010, 07.20 :
sebut saja namanya andi writes:

Saya lirik ke arah jam tangan bapak, yang menunjukkan pukul 08.10. Kami sekarang masih sampai di pintu keluar tol Surabaya-Porong. Mobil kami terhenti. Ya, hari ini jumat malam memang. Tak heran jalan raya porong ramai sekali. Di depan terlihat bendungan lumpur yang berasap, dan kemacetan yang terjadi di bawahnya. Di persimpangan yang macet iitu, kami bertemu dengan lelaki paruh baya (sebut saja namanya) Andi. Ia menghampiri mobil kami, menawarkan jasa jalur alternatif Porong-Malang, dengan harga 30.000 rupiah. Saya curiga, orang ini benar atau tidak. Tapi bapak saya yang sudah tidak sabar ingin nonton Brasil vs Belanda, langsung menerima tawaran tersebut, dengan menawar harga 25.000 rupiah. Wajahnya langsung berbinar ketika bapak menerima tawarannya. Sorot matanya seperti mengatakan ‘ Akhirnya, malam ini aku mendapatkan rezeki untuk menyambung hidup’
Kami pun mengikuti sepeda motor yang dikendarai Andi. Sebuah sebeda motor astrea lama, yang lampu sen, dan lampu belakangnya saja sudah tidak bisa menyala. Ia menandai belok kanan atau kiri hanya dengan lambaian tangannya. Helmnya yang bisa di bilang cukup Ternyata, di sepanjang jalan alternatif itu, banyak orang yang membantu di persimpangan jalan. Dan seorang penunjuk jalan seperti Andi harus “bagi” rezeki kepada mereka. Jalur alternatif ini cukup jauh, kami menyeberangi tol yang sebelumnya kami lewati.
Sepanjang perjalanan melewati jalur alternatif, Ibu saya berulang kali mengungkapkan rasa kasihan pada Andi ini. Saya yang tadinya berprasangka, lambat laun menjadi menaruh simpati. Bayangkan saja dia membantu orang melewati jalur alternatif yang bisa dibilang cukup jauh, dibayar hanya dengan uang 25.000 saja. Dengan uang itu ia harus menyetor pada beberapa preman, dan harus membayar bensin pula. Berapa sisa uang yang ia dapat untuk menyambung hidupnya? Ibu menyelipkan 15.000 rupiah dalam lipatan 25.000 yang sudah saya siapkan sebelumnya.
15 menit kemudian, kami sampai di pasar porong. Di sana Andi dan mobil kami menepi. Ibu memberikan uang pada Andi, serta mengucapkan terimakasih. Mobil kami pun jalan menuju persimpangan yang sedikit padat menuju Malang. Ketika mobil kami berhenti, Andi pun lewat dengan mata berbinar, dan senyum yang lebar menoleh pada mobil saya mengucapkan terimakasih. Dan ia pun menghilang di keramaian jalan porong.
Andi mungkin bisa dibilang adalah salah satu korban lumpur porong. Yang kehilangan rumah dan lapangan pekerjaan. Yang hidupnya dirampas oleh orang kaya yang tidak bertanggung jawab. Yang sampai sekarang tidak tahu bagaimana masa depan dia dan keluarganya nanti. Taoi ia berusaha utuk memiliki harapan menyambung hidupnya menjadi lebih baik.
Bagaimana bisa pemilik lapindo tidak terenyuh dan tergerak hatinya melihat korban-korban ini. Mereka malah sibuk dengan kehidupan dan hartanya di sana, nun jauh dari porong. Mungkin hukuman tepat bagi mereka adalah tukar nasib dengan orang-orang seperti Andi selama seumur hidup.


disclaimer:
"
Utsuri kawatte
Kisetsu made ga atashi wo oiteku
Dare yori chikaku ni ite
Fuan no tame ni
Doushite ano toki kizukenakatta
Anata no sugata ga mienaku naru mae ni
Tatta no tatta hitokoto
Ikanaide ga ienakatta
Anata ga shiawase nara sore de
Ii nante zettai ni ienai
Nejima ga ata konna kokoro ga
Doushiyou wo mo nai kurai
Atashi wa kirai"


dangoer:

i am: your worst nightmare.
status: destroying the earth
rated #1 in the top 10 most deadly animal species.


.my name : Sekar Arum.buladdudul.buldul .was born on: malang,14 april 1991. .weight : 80 kg .height : 158 cm .exp : cute,moody,care,spoiled,love to sing,i luv child,active,confident,selfish,childish,creative,affectionate,fussy. Love to : eating noodles,sleep,book,listening music,traveling,holiday,dating with my boy [hha*] i hate : ciggarette,alcohol,lier,traitor,follower. lovely people : *mommy.mommy,mommy *daddy. *my boy. *my friend [dbringind,jagung geng.hha*]

friender:

luv myself,my live,and my BOY.

musicker:

all of music,,except dangdut

tagboarder:

You have to learn to spit rubbish. Get them from here or here.

creditter:

Designer : Kookies
Coding references are from: Le. Romantique & Daybeforemisery(yarlythestarfish)
Brushes from: Aethereality
Textures from: Hybird Genesis
Big thanks to DANGO DAIKAZOKU!